Sunday, April 20, 2014

Terimakasih, K

God is working in mysterious way, but dont worry with the result, its always the best for you. Banyak masa dimana dulu saya selalu mengkritik cara kerja Tuhan, beberapa kali bahkan saya marah. Tapi perlahan saya diajarkan untuk menerima, toh saya ini kepunyaan-Nya. Dan saya perlahan percaya bahwa kalau bukan bahagia berarti ini bukan akhir, ini masih proses, supaya nantinya kebahagiaan terasa lebih, dan bersyukurpun terasa sangat pantas untuk dilakukan.

Setelah enam tahun, Tuhan menjawab. Jawabannya tidak menyenangkan, tapi herannya tidak terlalu sakit. Sebulan terakhir saya dihadapkan dengan banyak kebenaran, dan saat kebenaran terasa begitu penting untuk dibicarakan, saat itulah kebenaran tidak akan pernah terasa menyenangkan. Karena selama ini ia ditutupi, selama ini ia disembunyikan rapat, selama ini ia sesak napas. Terima kasih karena sudah tidak jujur. Terima kasih karena sudah mengijinkan saya mengetahui apa yang sebenarnya kamu rasakan. Rasa yang selama ini tidak pernah ada untuk saya, sungguh terima kasih. Enam tahun, kamu mengajarkan saya banyak hal. Dan puncaknya dengan bantuanmu saya diajarkan untuk mencintai diri saya sendiri sebelum orang lain manapun. Menempatkan kebahagiaan saya selalu di puncak teratas daftar orang-orang yang ingin saya bahagiakan.

Terimakasih untuk obrolan pintar yang sampai saat ini belum pernah saya temukan dari orang lain
Terimakasih untuk ribuan jam yang kamu habiskan untuk saya dengan berbincang di telepon
Terimakasih untuk beberapa hari indah saat kita benar-benar bersama
Terimakasih untuk jamuan makan malamnya
Terimakasih untuk pagi saat kamu bangun tepat di samping saya
Terimakasih untuk beberapa cangkir kopi dan teh di sela obrolan
Terimakasih untuk hadiah ulang tahunnya
Terimakasih untuk tiga kali tiket bioskop dan satu trip Transjakarta
Terimakasih untuk lagu yang kamu bilang kamu tulis sambil memikirkan saya
Terimakasih untuk pujian "kamu cantik" nya
Terimakasih untuk semangat dan kata-kata positif
Terimakasih untuk semua kata-kata cinta, rindu dan sayang
Terimakasih untuk kamu, sayang

Ada masa dimana saya benar-benar mencintai kamu. Dimana hidupku bergerak dengan kamu sebagai penggerak semangatnya. Dimana banyak waktu kuhabiskan untuk memikirkanmu dan apa yang kamu lakukan disana. Dimana saya pernah begitu merindukanmu dan bingung karena tidak bisa menghubungimu. Dimana saya pernah ingin kawin lari denganmu.

Sepertinya kali ini bukan akhir yang indah untuk saya dan kamu. Mungkin akhir indah saya bukan denganmu, akhir indahmu bukan dengan saya. Tapi saya percaya setiap kita berhak dan pasti mendapatkan akhir yang indah. Saya harap kamu juga percaya.


Terimakasih, K

No comments:

Post a Comment